Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan instruksi khusus bagi para pendukung setia Persija Jakarta, The Jakmania, menjelang laga sarat gengsi melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya atribut resmi sebagai wujud totalitas dukungan kepada skuad Macan Kemayoran yang berlaga di kandang sendiri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan awak media, laga kandang melawan tim rival abadi ini menjadi momen yang sangat dinantikan publik ibu kota setelah penantian panjang bertahun-tahun lamanya. Antusiasme tinggi tersebut direspons orang nomor satu di Jakarta dengan meminta seluruh suporter hadir ke stadion mengenakan kebanggaan warna oranye.
Dan secara khusus, kepada seluruh penonton The Jakmania, saya meminta untuk menggunakan jersey Persija, ucap Pramono saat memimpin Apel Jaga Jakarta di kawasan SUGBK, Jakarta Pusat. Bahkan, ia secara berseloroh sekaligus tegas meminta agar suporter yang belum memiliki atribut resmi untuk segera melengkapinya sebelum kick-off dimulai.
Kalau belum ada, beli sekarang, tambahnya menegaskan instruksi tersebut di hadapan para suporter yang hadir. Menurut analisis tim redaksi, langkah ini tidak hanya bertujuan memperkuat estetika tribun stadion, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal melalui pembelian merchandise resmi klub kebanggaan warga Jakarta.
Di samping seruan atribut, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas tinggi sepanjang jalannya pertandingan. Peran The Jakmania sebagai pemain kedua belas diharapkan mampu membakar semangat juang pemain di lapangan tanpa harus mencederai nilai-nilai persahabatan dan keamanan publik.
Dengan menjaga kebersamaan, sportivitas, dan persaingan antara Persija dan Persib Bandung adalah rivalitas dalam sepak bola yang ada, pungkasnya. Ia turut berpesan agar tensi panas rivalitas ini cukup berhenti di atas rumput hijau dan tidak melebar ke ranah media sosial maupun ruang publik lainnya.